Apa itu SEO Off Page? Manfaat dan Cara Melakukannya

Apa itu SEO Off Page? Manfaat dan Cara Melakukannya

Apa itu SEO Off Page? Apa saja manfaat yang bisa Anda dapatkan? Di dalam melakukan optimasi sebuah website?

Sebelum pertanyaan itu, yang perlu diketahui adalah; terdapat dua faktor utama mengenai SEO yang harus Anda perhatikan. Pertama adalah SEO On Page dan yang kedua adalah SEO Off Page.

Kali ini kami akan membahas mengenai faktor kedua tersebut. Yaitu, apa itu SEO off Page dan cara melakukannya.

Mereka yang sudah berpengalaman dalam dunia SEO sudah pasti tahu bahwa SEO Off Page memiliki peran yang sangat penting terhadap peringkat website. Sebelum kita membahas tentang apa itu SEO Off-Page, kami akan mengajak Anda untuk berkenalan dengan SEO terlebih dahulu.

Pengertian SEO

Apa itu SEO? SEO merupakan singkatan dari Search Engine Optimization. SEO merupakan sebuah cara atau strategi yang dilakukan agar website Anda berada di halaman utama atau peringkat teratas di pencarian Google. Jadi, ketika membahas SEO maka tentu yang kita bahas adalah bagaimana website Anda berada di halaman pertama, bukan halaman kedua dan seterusnya.

Ketika sebuah website berada di peringkat teratas, maka potensi trafiknya pun akan meningkat. Selain itu, SEO juga berguna untuk membantu Anda dalam mendapatkan trafik yang tepat. Dengan kata lain, fokus Anda bukan hanya pada trafik yang tinggi melainkan juga trafik yang tepat. 

Untuk bisa membuat website berada di peringkat atas atau halaman pertama pencarian Google, ada beberapa aturan yang harus diterapkan. Anda harus paham seperti apa cara kerja SEO. Selain itu, Anda juga harus mengetahui seperti apa algoritma Google.

Pengertian SEO Off Page

SEO Off Page

SEO Off Page adalah serangkaian cara atau strategi untuk mengoptimasi website dari luar konten atau website tersebut. SEO Off-Page membuat Anda harus bisa mengoptimasi sebuah website dengan memanfaatkan faktor-faktor eksternal.

Apa faktor eksternal tersebut? Faktor eksternal tersebut yaitu backlink atau yang juga kita kenal dengan sebutan Inbond Link.

Selain itu, SEO Off-Page juga berhubungan dengan sharing di media sosial. Tidak sedikit orang yang masih salah paham tentang SEO Off-Page. Mereka meyakini bahwa SEO Off-Page berkaitan dengan link building. Padahal sebenarnya SEO Off Page ini lebih luas dari itu. Memang link building merupakan hal yang penting. 

Namun yang kami maksud adalah jangan hanya berfokus pada link building. Padahal sebenarnya ada banyak cara yang bisa dilakuakn untuk melakukan optimasi SEO Off-Page.

Apa Saja Manfaat dari SEO Off-Page?

Seperti yang Anda ketahui bahwa SEO Off Page merupakan bagian dari SEO itu sendiri. Tentu saja manfaatnya adalah untuk menyempurnakan langkah-langkah SEO yang ada di suatu website. Contohnya, ketika terdapat dua yang sama-sama sudah menerapkan SEO On Page dengan kualitas yang sama, maka peringkat selanjutnya akan ditentukan oleh SEO Off-Page. 

Dengan kata lain, SEO Off-Page manfaatnya tidak boleh dipandang sebelah mata. SEO On Page memang sangat penting. Namun jangan sampai kita melupakan bagian yang tidak kalah penting yang akan membuat website kita berada di halaman teratas. Bagian tersebut adalah SEO Off-Page.

Apa Saja Faktor yang Menentukan Kualitas SEO Off-Page?

Seperti yang sudah kami jelaskan bahwa faktor yang berkaitan dengan SEO Off-Page adalah faktor eksternal. Backlink atau Inbound link merupakan faktor yang sangat penting. Akan tetapi, hal ini tidak selalu bersifat baku karena terkadang harus mengikuti perubahan algoritma yang ada di mesin pencari. Meskipun begitu, beberapa di antaranya masih bisa dikategorikan seperti baclink, baclink anchor text, tag alt, konten halaman di sekitar backlink, dan lain sebagainya.

Cara Optimasi SEO Off Page

SEO Off Page

Di bawah ini kami akan menjelaskan bagaimana cara melakukan SEO Off Page atau mengoptimasinya.  

1. Link Building

Ketika membahas tentang SEO Off-Page, tentu kita tidak bisa lepas dari yang namanya link building. Mengapa link building ini penting? Hal ini karena Google menggunakan algoritma yang mereka sebut dengan Page Rank.

Page Rank merupakan sebuah algoritma yang di dalamnya terdapat kualitas dan kuantitas backlink pada sebuah website.

Beberapa orang yang ahli di bidang SEO berpendapat bahwa Page Rank sudah kadaluarsa. Akan tetapi, nyatanya Google masih menggunakan Page Rank sebagai salah satu bagian terpenting dalam menilai sebuah website.

Sementara itu, referring domain merupakan domain yang memberikan backlink atau inbond link ke sebuah website.

Semakin banyak reffereing domainnya, maka semakin tinggi juga traffic-nya. Maka dari itu, yang harus Anda lakukan adalah memperoleh inbond link berkualitas. Inbond link yang berkualitas tersebut akan membantu dalam memerkuat SEO Off-Page Anda.

Di dalam melakukan link building, terdapat beberapa hal yang harus Anda perhatikan.

Setidaknya terdapat lima faktor penting yang akan kami berikan penjelasannya di bawah ini.

  • Domain Authority dan Page Authority: Domain authority merupakan kualitas yang dimiliki profil backlink di dalam domain secara keseluruhan. Domain authority diukur dengan skala 1 sampai dengan 100. Semakin tinggi angkanya, maka semakin bagus link dari domain tersebut. Page Authority adalah kualitas link pada website tertentu. Menghitungnya pun juga mulai 1 sampai 100
  • Dofollow dan Nofollow: Dofollow adalah link yang dideteksi bot Google yang membantu meningkatkan kualitas authority dari sebuah website. Nofollow merupakan link yang akan memberikan sinyal agar Google mendeteksi link tersebut. Kemudian mana link yang pas untuk website Anda? Jik tujuan Anda meningkatkan authority website, kami menyarankan melakukan kerja sama link yang memiliki sifat dofollow.
  • Anchor Text: Sebuah teks yang di dalamnya berupa link dan bisa diklik oleh pengunjung website. Memang Anda tidak dapat mengontrol anchor text yang ada di website lain, kecuali jika Anda memintanya secara spesifik pada pemilik website tersebut. Akan tetapi, kami menyarankan agar Anda juga harus tetap hari-hati. Mengapa? Karena jika terlalu banyak inbound link dengan anchor text juga bisa mengakibatkan terjadinya penalti Google
  • Relevansi: Usahakan agar Anda memperoleh backlink dari sebuah website yang masih satu niche dengan website Anda. Contohnya, ketika Anda memiliki website dengan niche kesehatan, pastikan bahwa website Anda tersebut memiliki pembahasan atau tema yang sama. Hal yang sama untuk website dengna niche yang lain
  • Trafik: Perlu diketahui bahwa semakin tinggi nilai trafik sumber backlink, semakin tinggi pula website Anda mendapatkan banyak trafik link. Hal ini karena kemungkinan link yang mengarah ke website Anda semakin besar. Untuk bisa mengecek trafik tersebut, Anda bisa menggunakan Ahrefs.

Baca juga: Cara Membuat PBN Untuk Link Building Tingkat Lanjut

2. Listing Bisnis

Ketika website Anda sudah terdaftar pada listing bisnis, maka hal ini juga bermanfaat utnuk SEO Off Page. Apa saja listing bisnis yang bisa Anda manfaatkan? Setidaknya terdapat beberapa listing bisnis yang terkenal di antaranya: Zomato, Trip Advisor, dan juga GrabFood. Trip Advisor merupkan sebuah situs yang di dalamnya menampung listing bisnis tentang restoran, tempat penginapan, sampai tempat rekreasi.

Sementara itu, Zomato dan GrabFood hanya dikhususkan untuk listing bisnis di bidang restoran. Namun perlu diingat bahwa sebenarnya GrabFood bukan situs review seperti yang ada pada Zomato. Namun jika Anda mendaftar sebagai merchant GrabFood, bisnis yang Anda miliki akan berada di satu halaman khusus pada websitenya.

3. Brand Mention

Biasanya setelah Anda melakukan kegiatan atau aktivitas tertentu, maka Anda akan memperoleh brand mention di media online. Contohnya setelah website Anda menjalankan sebuah kampanye berupa #TrashTag, maka MIX Indonesia akan menyebut website Anda pada salah satu artikelnya.

Lalu apakah penyebutan brand seperti itu ada kaitannya dengan SEO Off Page? Lalu apa keuntungan yang akan Anda dapatkan? Membahas soal keuntungan, tentu Anda bisa memperoleh keuntungan. Para pembaca media online akan mulai familiar dengan website Anda. Website Anda pun akan terus familiar dan terus dikenal orang banyak.

Akan tetapi, jika kita melihat melalui persepsi SEO Off-Page, brand mention tidak terlalu memberikan efek terhadap website. Mengapa? Sebab hal tersebut tidak memberikan kontribusi terhadap Authority dan trafik. Namun bukan berarti brand mention tidak penting. 

4. Google Bisnisku

Apa itu Google Bisnisku? Layanan ini merupakan sejenis listing bisnis yang dimiliki Google. Google Bisnisku termasuk listing gratis yang bisa dimanfaatkan oleh siapa saja yang memiliki bisnis di Google Bisnisku. Ternyata listing gratis ini juga bis Anda gunakan untuk meningkatkan kualitas SEO Off-Page, terutama yang berkaitan dengan SEO lokal.

Apa manfaat lain yang Anda dapatkan dengan menggunakan Google Bisnisku? Dengan memanfaatkannya, bisnis Anda akn lebih mudah ditampilkan di mesin pencarian lokal. Bisnis Anda pun juga bisa muncul di Google Maps. Selain itu, bisnis Anda juga memiliki kesempatan yang besar untuk bisa muncul di kotak snack pack pencarian Google.

5. Review

Cara kelima yang juga bisa Anda lakukan untuk mengoptimasi SEO Off Page adalah dengan melakukan review. Review berkaitan dengan produk dan juga bisnis Anda memiliki peran yang tidak kalah penting untuk SEO Off-Page. Review yang dilakukan bukan hanya berasal dari review Google Bisnisku.

Anda bisa melakukan review dari beberapa situs yang lain. Kuncinya, semakin positif review yang diberikan maka semakin besar peran review tersebut terhadap SEO Off-Page. Akan tetapi, yang disayangkan adalah pelanggan malas untuk memberikan review. Namun Anda masih memiliki cara untuk mengatasi hal tersebut.

Salah satu cara yang bisa Anda lakukan adalah dengan mengadakan giveaway agar para pelanggan menulis review. Anda bisa mengarahkan mereka untuk melakukan review di blog, Google Bisnisku, dan beberapa situs review yang lainnya.

6. Share di Media Sosial

Google menyatakan bahwa share di media sosial tidak tergolong sebagai salah satu faktor ranking. Share di media sosia juga tidak memberikan pengaruh secara langsung di SEO. Salah satu alasan mengapa share media sosial tidak masuk ke dalam kategori tersebut adalah karena terlalu mudah dimanipulasi.

Anda bisa dengan mudah mendapatkan like dan share dengan mengeluarkan harga terjangkau. Sekarang pertanyaannya, kenapa share di media sosial masih kami kategorikan sebagai cara mengoptimasi SEO Off-Page? Perlu diketahui bahwa share di media sosial yang asli (bukan manipulasi), akan tetap memberikan pengaruh terhadap SEO Off-Page. Meskipun begitu, pengaruhnya memang tidak bisa dirasakan secara langsung.

Demikian informasi bisa  kami berikan kepada Anda tentang pengertian, manfaat, serta bagaimana cara menggunakan SEO Off-Page.

Semoga bermanfaat.

Scroll to Top