3 Cara Instal WooCommerce di WordPress untuk Toko Online

Cara Instal WooCommerce di WordPress
Cara Instal WooCommerce di WordPress

Sebagai pemilik bisnis online, mengetahui cara instal WooCommerce di WordPress sangat penting guna meningkatkan penjualan yang lebih efisien. Membuat sebuah toko online memang merupakan hal yang gampang-gampang susah. Terlebih, untuk Anda yang baru memulainya dari nol. 

Meskipun sekarang ini sudah ada banyak sekali eCommerce Indonesia yang bisa digunakan untuk berjualan seperti Tokopedia dan Shopee, namun tidak menutup fakta bahwa biaya admin yang dibebankan untuk penjual semakin besar. 

Ditambah lagi dengan persaingan bisnis yang semakin ketat, mau tidak mau, para pebisnis atau penjual online harus memutar otak agar bisa bersaing secara harga maupun kualitas. 

Untuk itu, tidak ada salahnya untuk mencoba buat website toko online menggunakan WooCommerce di WordPress. Ini pertama kalinya mendengar istilah tersebut? Tenang saja! Kami akan berikan penjelasan yang lebih lengkap tentang WooCommerce di dalam artikel ini. 

Panduan Cara Instal WooCommerce di WordPress

Sedikit informasi untuk Anda, WooCommerce adalah merupakan plugin yang bisa digunakan untuk sebuah toko online gratis di dalam platform WordPress. Alat ini dikembangkan oleh WooThemes (2011) yang sekarang sudah bergabung dengan Automattic. 

Berdasarkan data yang diambil oleh Barn hingga tahun 2021 lalu, WooCommerce sudah digunakan oleh 3,8 juta toko online dari berbagai bidang industri, seperti toko majalah, toko pakaian, bahkan sampai lembaga donasi. 

Dengan kata lain, WooCommerce adalah sebuah plugin yang akan memudahkan para pengguna dalam membuat toko online di website. Plugin ini mencakup banyak sekali fitur yang bisa dimanfaatkan untuk kebutuhan eCommerce. Nah untuk menggunakannya, simak panduan cara instal WooCommerce di WordPress yang sudah kami rangkum secara sederhana untuk Anda di bawah ini.

1. Login ke WordPress

Cara instal WooCommerce di WordPress yang pertama sudah pasti harus login dulu ke penyedia platform tersebut (WordPress). Untuk akses cepatnya, Anda bisa langsung membuka website toko online yang dimiliki, lalu tambahkan /wp-admin atau /wp-login di belakang nama domain tersebut (contoh: tokobunga.com/wp-admin). Setelah itu, lengkapi username dan juga password. Kemudian klik Log in

image 42

2. Tambah Plugin WooCommerce

Kemudian, Anda akan diarahkan ke bagian Dashboard website. Pilih saja menu Plugins di bagian sidebar. Lalu, klik Add New

image 45

Di kolom pencarian, Anda bisa langsung tuliskan ‘WooCommerce’, kemudian tekan Enter di keyboard. Setelah itu, akan muncul Plugin WooCommerce yang akan diinstall. Kemudian, klik Install Now

image 48

Tunggu beberapa saat sampai proses instalasi selesai. Sesudah itu, akan muncul tulisan ‘Successfully installed the plugin WooCommerce’, maka proses pemasangan sudah berhasil dilakukan. Klik Activate Plugin untuk mengaktifkannya. 

image 43

3. Lakukan Konfigurasi WooCommerce

Setelah plugin WooCommerce sudah aktif, nantinya akan muncul keterangan seperti di bawah ini. Anda bisa langsung klik Let’s Go untuk mengecek apa saja hal-hal yang tersedia di dalam pengaturan plugin tersebut seperti mengganti bahasa WooCommerce

Sehingga nantinya bisa digunakan pada WordPress toko online. Setelah Anda selesai memahami seluruh yang ada di dalam panduannya, silahkan klik Next.

image 46

Apabila sudah selesai, nantinya akan muncul tampilan seperti di bawah ini. Supaya Anda bisa lebih leluasa saat melakukan pengaturan WooCommerce, klik saja Return to the WordPress Dashboard.

image 47

Anda akan diarahkan ke halaman Dashboard WordPress. Di bagian sidebar, Anda sudah bisa melihat tambahan menu, yakni WooCommerce dan Products. Selamat! Anda sudah menerapkan cara instal WooCommerce di WordPress dengan benar!

image 44

Cara Mengelola Website WordPress untuk Toko Online

Setelah menerapkan serangkaian cara instal WooCommerce di WordPress, kami yakin masih ada banyak pengguna yang belum paham dengan pasti bagaimana cara mengelola website WordPress, terlebih, untuk sebuah toko online. Tanpa perlu banyak khawatir, berikut kami berikan panduannya.

1. Ganti Tampilan Menggunakan Tema Toko Online

Meskipun Anda sudah benar melakukan penginstalan plugin WooCommerce, namun masih ada hal yang perlu diubah dan dikustomisasi sesuai kebutuhan, salah satunya adalah tema atau tampilan website. 

Pasalnya, setiap kategori website memiliki karakteristik tampilannya masing-masing. Untuk toko online, Anda perlu mencari sebuah tema yang efektif untuk menampilkan banyak produk, melakukan transaksi penjualan, dan lainnya. Nah untuk mengganti tampilan, Anda bisa melakukan cara berikut:

  • Install tema baru dengan cara klik menu Tampilan > Tema di sidebar
  • Nantinya, akan muncul halaman yang menampilkan berbagai tema WordPress yang sudah diinstal. Untuk menambahkan yang baru, klik tombol Tambah Baru
  • Ada dua pilihan cara untuk menginstall tema WordPress. Pertama, tema tersebut bisa dipasang secara manual dengan melalui tombol Unggah Tema. Kedua, bisa melakukannya langsung di Dashboard WordPress dengan cara memilih kategori tema atau mengetik kata kunci di kolom pencarian 
  • Klik tombol Install di salah satu tema toko online yang ingin Anda gunakan. Namun Anda juga bisa klik tombol Pratinjau untuk melihat tampilan tema yang dipilih terlebih dahulu 
  • Setelah proses pemasangan tema selesai, pilih tombol Aktifkan untuk menjadikannya sebagai tema atau tampilan utama di website toko online Anda. Untuk mendapatkan tema yang sesuai dengan kebutuhan dan keinginan Anda, silahkan cek terlebih dahulu beberapa contoh website toko online yang kami miliki

2. Buat Halaman Utama, Produk, Dll

Tidak cukup hanya sampai di cara instal WooCommerce di WordPress, karena Anda masih perlu membuat halaman-halaman penting. Halaman yang kami maksud di sini bisa Anda manfaatkan untuk menampilkan produk atau jasa yang dijual secara detail (lengkap dengan nama produk, deskripsi, dan harga). 

Selain itu, Anda juga bisa membuat halaman penting lainnya untuk memberikan informasi toko online yang lebih detail (seperti About Me) dan juga halaman kontak agar calon pembeli bisa menghubungi Anda secara langsung. Untuk membuat halaman di WordPress, ikuti beberapa cara ini:

  • Pilih menu Laman dan klik Tambah Baru
  • Buat judul halaman yang diinginkan misalnya seperti Produk, Kontak, dan lainnya
  • Tambahkan konten untuk memperjelas halaman tersebut dengan deskripsi teks yang detail, serta media seperti gambar dan video
  • Jika sudah selesai, silahkan pilih tombol Terbitkan. Namun jika masih belum yakin dan ingin menyimpan halaman tersebut, klik Simpan Draft

3. Terbitkan Artikel untuk Mengoptimasi Website

Selain cara instal WooCommerce di WordPress, Anda juga perlu pahami bagaimana caranya mengoptimasi website yang tepat. Salah satu cara yang paling efisien adalah dengan melakukan optimasi SEO On-Page. 

Anda bisa memulainya dengan cara membuat artikel secara konsisten. Namun yang perlu diingat, buatlah artikel yang SEO Friendly. Artinya, Anda perlu membuat artikel dengan topik yang sesuai dengan bisnis yang dijalani. 

Sebagai contoh, Anda menjual produk-produk kesehatan, maka Anda harus membuat artikel tentang kesehatan atau lifestyle yang bisa meningkatkan kesehatan diri. Selain itu, tambahkan kata kunci untuk membuat artikel tersebut bisa ditemukan dengan mudah oleh para pengguna internet. 

Jangan lupa tambahkan sedikit sentuhan copywriting yang mengarah pada produk yang Anda jual. Buat para pembaca merasa sangat butuh dengan produk tersebut agar mereka tanpa perlu pertimbangan banyak untuk membeli atau menggunakannya. 

Akhir Kata

Jadi, sekarang Anda sudah sangat paham bagaimana cara instal WooCommerce di WordPress dan juga cara mengelola website dengan benar. Sekarang, Anda bisa mengembangkan bisnis yang lebih luas dan lebih profesional. 

Tribble Agency adalah perusahaan digital marketing yang berspesialisasi dalam layanan jasa backlink untuk membantu meningkatkan otoritas dengan metode link building yang berdampak langsung mengarahkan pengunjung yang potensial.