5 Alternatif Cara Meningkatkan Penjualan di Shopee secara Efisien

Alternatif Cara Meningkatkan Penjualan di Shopee

Sudah lama mempunyai akun penjualan di Shopee, namun kurang dapat berkembang secara maksimal? Bingung harus melakukan upaya yang bagaimana lagi? Sebaiknya, simak ulasan penting yang dihadirkan di bawah ini dengan seksama! Pasalnya, di sini telah dirangkumkan serangkaian alternatif cara meningkatkan penjualan di Shopee secara efisien yang patut dicoba, sebagai berikut:

1. Kelola Shopee Seller Center dengan Maksimal

Hal pertama yang wajib dilakukan sebagai cara meningkatkan penjualan di Shopee ialah mengelola Shopee Seller center secara maksimal. Yaitu dengan menjalankan sejumlah tindakan yang dapat meningkatkan kepercayaan konsumen untuk membeli, seperti:

  • Melengkapi profil toko Shopee secara detail, yang lebih baik lagi jika menyertakan alamat toko offline yang jelas;
  • Memasang banner toko, baik yang permanen maupun yang sifatnya periodic;
  • Lakukan pengaturan deskripsi produk secara rinci, berdasarkan banyak pertimbangan seperti riset keyword yang tengah banyak dicari dan sebagainya;
  • Pengklasifikasian produk sesuai dengan jenisnya agar mudah ditemukan oleh konsumen dan masuk dalam penyaranan;
  • Mengecek berbagai macam status transaksi secara real time, baik yang baru masuk, sedang diproses, dalam pengiriman, atau yang diajukan pembatalan oleh konsumen dengan alasan tertentu; dan
  • Berbagai macam tindakan lain yang dapat meningkatkan performa toko di mata konsumen dan Shopee.

Baca juga: 7 Manfaat Website Bagi Perusahaan Penting Untuk Meningkatkan Pemasaran

2. Optimalkan Respon kepada Pelanggan

Selanjutnya, penting juga bagi seorang penjual untuk mengoptimalkan pelayanan yang menjadi indikasi kepuasan bagi pelanggan. Khususnya, pada sejumlah poin penting yang menentukan jadi atau tidaknya transaksi, antara lain:

  • Respon chat yang semestinya dibalas dengan cepat di dalam jam aktif toko, lantaran biasanya sekira 70% pelanggan belanja berdasarkan emosi sesaat yang harus ditanggapi saat itu juga;
  • Konten respon yang harus menunjukan keramahan dalam berbagai macam kondisi seperti barang tidak ada, aneka komplain seperti kerusakan barang, kurang kirim, atau semacamnya;
  • Ulasan pembeli yang harus dibalas dengan persentase 100% karena hal ini menjadi indikator penilaian kesehatan toko oleh Shopee; dan
  • Pelbagai macam hal lain yang berkenaan dengan urusan responsibility.

3. Analisa Harga Produk dan Pesaing

Ketiga, penjual juga harus aktif dalam menganalisa kondisi mutakhir dari pergerakan pasar. Utamanya berkaitan dengan persoalan penentuan harga dan tumbuhnya pesaing yang dapat dilakukan dengan cara:

  • Pertama, jika produk yang dijual buatan sendiri dan belum ada di pasaran, maka sebaiknya penjual menentukan margin yang tinggi di awal peluncuran;
  • Namun jika produk sudah banyak beredar, maka pastikan untuk mengamati cluster harga dari berbagai macam toko, misal pada tingkatan supplier sampai retail;
  • Selanjutnya, jangan lupa untuk melirik toko sebelah yang lokasinya berdekatan atau menjadi mitra ketat yang sering dibandingkan di penyaranan Shopee;
  • Intip rekomendasi produk terbaik yang dimunculkan Shopee secara organic untuk mencari data seperti harga, deskripsi, dan lainnya; serta
  • Serangkaian kegiatan lain yang dapat mengoptimasi penjualan produk, seperti penguatan strategi dan semacamnya.

Baca juga: 8 Ide Kreatif Membuat Giveaway Instagram Untuk Strategi Marketing Efektir

4. Update Stok Barang secara Teratur

Berikutnya, perlu untuk diingat oleh setiap penjual bahwa terlalu sering menolak pembeli karena barang kosong bisa mengakibatkan kekecewaan. Sehingga, dalam hal ini penjual harus jeli dalam memanajemen hal-hal serupa:

  • Update stok secara berkala atau real time;
  • Penambahan stok maksimal (meskipun tidak real time) untuk jenis barang yang mudah diadakan, agar di aplikasi tidak sampai kehabisan;
  • Penghapusan stok lama dengan meluncurkan produk baru sesuai trend pasar; dan
  • Aneka tindakan lain berkenaan dengan penyediaan barang substitusi untuk mengatasi kekosongan barang.

5. Tarik Minat Pembeli dengan Aneka Promo

Terakhir, namun merupakan salah satu cara meningkatkan penjualan di Shopee paling efisien adalah memanfaatkan aneka promo. Penjual bisa berinisiatif untuk membuat aneka program promosi menarik, misalnya:

  • Memasang iklan Shopee;
  • Menerapkan voucher potongan harga dan gratis ongkir bersyarat;
  • Promo bundling atau paket khusus yang memadukan barang lama dan baru yang banyak dicari; dan
  • Ragam promosi kreatif lain yang bisa disesuaikan.

Nah, itulah tadi serangkaian cara meningkatkan penjualan di Shopee secara efisien yang bisa dihadirkan pada ulasan ini. Bagaimana? Aneka rekomendasi yang disebutkan di atas, cukup mudah untuk dimengerti bukan? Lantas, tunggu apa lagi? Segera terapkan cara yang telah diterangkan, agar dapat memberi dampak nyata pada performa toko dan peningkatan omsetnya!

Source image: wiratech.co.id

Scroll to Top