[PRAKTIS] Ini 5 Cara Meyakinkan Pembeli, Agar Toko Tak Sepi

Cara Meyakinkan Pembel

Menjadi seorang pelaku usaha e-commerce, keterampilan yang harus dimiliki adalah cara meyakinkan pembeli agar mengunjungi toko dan membeli produk yang dijual. Meskipun tampak simpel, namun faktanya tidak semua pengusaha terampil melakukannya. Alhasil, toko pun sepi dan tidak ingin melanjutkan usahanya. Berikut adalah cara yang bisa digunakan, untuk memikat hati pembeli:

1. Pastikan Produk Berkualitas

Hal pertama yang menjadi cara meyakinkan pembeli adalah fokus kepada produk. Pembeli yang mampir ke toko online, tentu saja sedang mencari barang yang dibutuhkan. Maka dari itu, penjual harus bisa mengemas produk yang dijualnya.

Dari sekian banyak produk serupa yang dijual, pastikan produk yang ditawarkan memiliki kualitas yang terjamin. Sebagai contoh, ketika memilih handphone, tentu konsumen melihat spesifikasi barang dan keunggulan fitur yang ada. Selain itu, tak lupa membandingkannya dengan produk serupa.

Hal ini merupakan sebuah celah yang bisa digunakan oleh penjual sebagai selling point atau pembeda antara produk satu dengan yang lain. Penjual harus bisa membuktikan kualitas barang, serta menunjukkan apa keunggulan produk tersebut dengan produk serupa.

Inilah pentingnya memahami detail produk sebelum berjualan. Hal itu karena dengan menggunakan detail produk, penjual bisa memakainya sebagai alat promosi untuk meyakinkan pembeli.

2. Berikan Tampilan Toko yang Menarik

Selain produk, cara meyakinkan pembeli adalah dengan menampilkan display yang menarik. Jangan pernah asal saja memiliki akun toko online, tanpa pernah memikirkan desain tokonya. Berjualan online memiliki tantangan tersendiri, karena toko yang ada di 1 platform mungkin saja terdiri atas toko-toko di seluruh dunia.

Dengan begitu, sebuah pelaku e-commerce harus memikirkan adanya persaingan ketat. Salah satu cara antisipasinya adalah dengan menarik pengunjung lewat tampilan toko yang menarik, informatif, dan user friendly.

Baca: Desain Toko Online dengan 7 Fitur Wajib & Menarik

3. Gunakan Bahasa yang Komunikatif

Setelah paham betul dengan detail produk, menggunakan bahasa yang baik dan komunikatif adalah cara meyakinkan pembeli yang sangat penting. Meskipun berjualan secara online, adakalanya penjual melakukan interaksi dengan pembeli, maupun pihak terkait seperti kurir antar.

Gunakan bahasa yang berterima atau komunikatif. Bahasa tidak harus resmi atau formal. Bukan masalah besar menggunakan bahasa non-formal atau bahkan bahasa daerah, jika diperlukan untuk menambah keakraban.

Bahasa yang baik dalam menawarkan produk adalah bahasa yang berterima. Terkadang orang terjebak dengan bahasa marketing yang terdengar modern, padahal konsumen juga belum tentu memahami maksudnya.

Maka dari itu, gunakan bahasa yang sederhana saja, namun komunikatif dan mampu menyampaikan pesan pemasaran secara gamblang. Dalam hal ini, teknik komunikasi menjadi sebuah keharusan untuk dipelajari para pelaku e-commerce.

4. Tampilkan Testimoni Pembeli

Penjual terkadang bingung, apa yang akan ditampilkan sebagai media promosi di toko online. Padahal, menampilkan testimoni dari pembeli adalah sebuah modal yang cukup untuk menarik pembeli. Ambil beberapa testimoni positif, lalu sematkan di jendela tersendiri.

Sebelumnya, penjual tentu harus memberikan pelayanan prima kepada pembeli, supaya lebih mudah mendapatkan testimoni positif. Testimoni ini diharapkan akan meyakinkan pembeli, bahwa produk yang dibeli berkualitas dan tokonya pun memberikan pelayanan dengan baik.

Selain testimoni, penjual juga dapat mempromosikan tokonya dengan cara meminta review melalui Google. Di dalam review tersebut, siapapun dapat memberikan rating hingga bintang 5 dan beberapa komentar.

Review toko ini nantinya dapat dilihat oleh khalayak lebih luas. Dengan demikian, calon pembeli pun mendapatkan penjelasan dengan sendirinya tentang kredibilitas dan kualitas toko. Alhasil, penjual bahkan tidak perlu terlalu repot mencari cara untuk meyakinkan pembeli.

5. Rajin Promosi

Beberapa cara di atas dapat dikatakan sebagai peluru bagi sebuah senjata. Namun, hal yang paling penting adalah seberapa sering menembakkan peluru tersebut. Hal ini berarti, seorang penjual harus sering-sering melakukan promosi terkait produk yang dijual, dan toko yang dimiliki.

Mempromosikan produk atau toko, tidak harus dilakukan dengan rumit. Penjual dapat memanfaatkan media sosial milik sendiri. Selain itu, kerabat atau keluarga dekat juga bisa menjadi target promosi dari produk atau toko.

Baca juga: Membangun kepercayaan melalui strategi konten marketing

Menjalankan beberapa cara meyakinkan pembeli, harus dengan diiringi keyakinan bahwa penjual sedang mempromosikan barang yang berkualitas. Jangan sampai, seorang penjual hanya mempromosikan barang dengan getol, tanpa memperhatikan pelayanan prima, kualitas barang, dan kepuasan pelanggan.

Scroll to Top