10 Cara Riset Keyword Artikel dengan Tools Gratis

Cara riset keyword artikel

10 cara riset keyword artikel dengan tools gratis ini adalah solusi untuk mendapat peringkat lebih baik. Apalagi jika Anda baru belajar teknik SEO. Memulai sesuatu dari pemahaman mendalam akan memberi dampak signifikan dalam implementasinya.

Keyword atau kata kunci adalah istilah yang digunakan ketika seseorang melakukan pencarian di mesin pencari atau search engine. Seperti; Google, Bing, Baidu, dan masih banyak lainnya. Jadi, riset keyword adalah proses penelitian dalam menentukan kata kunci yang cocok digunakan dalam artikel website maupun blog.

Dengan melakukan riset keyword Anda dapat menentukan kata kunci potensial untuk digunakan pada konten Anda. Konten yang menarik, tentunya akan mendapatkan trafik yang tinggi atau jumlah pengunjung yang banyak di blog atau website Anda. Dan itu tentunya bermula dari kata kunci, sebagai cara pengguna menemukannya melalui mesin pencari.

Manfaat riset keyword

  • Keyword atau kata kunci apa saja yang berhubungan dengan bisnis, atau topik dari blog anda.
  • Keyword yang berpotensial untuk mendatangkan visitor ke blog atau website Anda
  • Mengetahui perkiraan visitor atau pengunjung yang mencari keyword tersebut
  • Melihat persaingan yang ada di mesin pencari/ search engine
  • Menyusun keyword mana yang akan dijadikan keyword utama dari blog atau website Anda.

Ada beberapa hal yang harus diperhatikan saat meriset keyword:

  • Volume Pencarian

Hal pertama yang harus diperhatikan yaitu volume pencarian. Saat melakukan riset Anda harus melihat menganalisis seberapa banyak yang menggunakan keyword tersebut. Minimal volume pencarian yang digunakan adalah diatas 500 perbulan.

  • Keyword Difficulity (Tingkat Kesulitan Keyword)

Keyword Difficulity menunjukkan seberapa sulit sebuah keyword untuk  berada di halaman pertama hasil pencarian. Semakin tinggi nilai Keyword Diffuculity maka akan semakin sulit pula untuk bersaing di halaman satu google. Setidaknya Anda menargetkan keyword dengan tingkat kesulitan dibawah 20 dari skala 1-100.

  • Saran Kata Kunci ( Keyword Suggestion)

Keyword Suggestion menunjukkan saran kata kunci dari kata kunci utama yang Anda targetkan. Biasanya bagian ini akan memberi saran long tail keyword yang sesuai dengan keyword yang Anda targetkan. Long tail keyword merupakan kata kunci setidaknya dengan tiga suku kata atau lebih. Menerapkan long tail keyword sangat disarankan karena berpotensi meningkatkan website atau blog Anda dan mendapat lebih banyak pengunjung.

  • Search Engine Result Page (SERP)

Search Engine Result Page berfungsi untuk melihat dan menunjukkan halaman yang berhasil berada di posisi pertama hasil pencarian berdasarkan keyword yang Anda riset. Anda harus menganalis SERP agar bisa bersaing di posisi pertama dari hasil penelusuran.

Ada banyak cara untuk meriset keyword. Salah satunya yaitu dengan menggunakan tools. Lalu, Tools apa yang dapat membantu Anda meriset keyword? 10 Cara Riset Keyword Artikel dengan Tools Gratis, silahkan Anda simak

10 Cara Riset Keyword Artikel dengan Tools Gratis

Ada banyak tools yang mendukung untuk meriset keyword baik gratis ataupun berbayar. Berikut cara riset keyword artikel dengan tools gratis itu;

1. Google Keyword Planner (GKP)

Google Keyword Planner adalah tools gratis yang merupakan bagian dari platform iklan milik Google. Pada umumnya, Google Keyword Planner digunakan untuk mencari atau menganalisis kata kunci yang tepat untuk iklan. Akan tetapi, pada Google Keyword Planner terdapat tools keyword yang dapat kita gunakan untuk meriset kata kunci.

Beberapa kelebihan dari Google Keyword Planner adalah:

  • Pertama, karena Google Keyword Planner dimiliki oleh Google. Sebagai bagian dari Google, GKP memiliki akses data pencarian keyword  yang lengkap.
  • Kedua, karena Google Keyword Planner didesain khusus untuk bisnis. Sehingga, Anda bisa mendapatkan wawasan yang mendukung mengenai pemasaran konversi untuk naik.

Namun, data yang ditampilkan di Google Keyword Planner hanya termasuk paid search atau penelusuran berbayar. Sehingga, ketika dipakai untuk meriset tingkat persaingan keyword, data yang ditampilkan hanya memuat persaingan keyword antara pengguna GKP itu sendiri. Dengan kata lain, Google Keyword Planner tidak akan benar-benar bisa menunjukkan tingkat persaingan kata kunci.

Berikut langkah-langkah menggunakan Google Keyword Planner:

  • Membuat akun di Google Keyword Planner (Apabila Anda telah memiliki akun, Anda dapat melewatkan bagian ini)
  • Menentukan ide keyword sesuai topik yang Anda pilih. Anda dapat memilih pilihan ‘Find New Keywords’ lalu memasukkan keyword yang telah ditentukan.
  • Mencari keyword lain yang diranking oleh website lain, sehingga Anda dapat meriset persaingan keyword.

2.  Ubersuggest

Ubersuggest merupakan salah satu tools gratis yang dapat kamu pilih. Ubersuggest menawarkan fitur yang sangat lengkap seperti, laporan SEO per halaman, rekomendasi keywords yang dapat digunakan, ide-ide konten, dan data backlink.

Ubersuggest juga memiliki fitur pengguna yang mudah digunakan. Anda tidak akan butuh waktu yang lama untuk memahami cara kerjanya. Ada 3 fitur yang dapat Anda gunakan dalam Ubersuggest, antara lain:

  • Keyword ideas
  • Content ideas
  • Keywords

Berikut langkah-langkah menggunakan Ubersuggest:

  • Buka ubersuggest. Lalu pilih keyword yang sudah anda kumpulkan.
  • Masukan ke Ubersuggest, pilih negara (indonesia), dan klik tombol search.

3.  Keywordtool.io

Keywordtool.io adalah pilihan yang dapat Anda gunakan apabila Anda ingin menggunakan longtail keyword SEO wordpress ataupun blog. Keywordtool.io tidak hanya menyediakan platfrom search engine dari google saja. Akan tetapi, juga termasuk Amazon, Instagram, Youtube, Twitter, Playstore dan eBay.

Keywordtool.io juga menyediakan puluhan bahkan raturan pilihan bahasa. Contohnya bahasa Indonesia, bahasa Inggris, dan bahasa lainnya. Akan tetapi, untuk menikmati fitur lengkap dari keywordtool.io Anda harus membeli dan berlangganan terlebih dahulu. Dan untungnya fitur gratis dari keywordtool.io cukup banyak untuk kita gunakan sehari-hari.

4. MOZ

MOZ terdiri dari dua versi, yaitu berbayar dan gratis. Untuk bisa menggunakan MOZ secara gratis saat meriset keyword, kamu harus mendaftar menjadi anggota terlebih dahulu.

Sayangnya, versi gratis dari MOZ tidak memberikan fitur secara lengkap. Contohnya, kamu hanya mendapatkan 10 akses gratis riset keyword, volume pencarian per bulan yang disediakan hanya tiga situs teratas, dan masih ada lainnya.

5.  Google Search Console

Untuk tools Google Search Console (GSC) ini, masih termasuk bagian dari Google. Alat gratisan ini cukup menjawab kebutuhan cara riset keyword artikel dengan mudah.

Dengan Google Search Console, Anda dapat mengetahui performa keyword yang Anda gunakan. Tidak hanya itu, dengan Google Search Console Anda juga dapat memantau web Anda dan mengatasi masalah yang berhubungan dengan web Anda.

Berikut langkah-langkah menggunakan Google Search Console:

  • Yang pertama Anda harus menambahkan tools Google Search Console ke website Anda.
  • Lalu, Anda perlu mengklik menu performance di sebelah kiri halaman
  • Setelah itu akan muncul grafik performa web Anda. Grafik ini memuat CTR (Rasio klik tayang), jumlah klik ke website, ranking rata-rata di hasil pencarian.
  • Anda tinggal scroll ke bawah lagi dan klik tab Queries. Akan muncul kata kunci dan kata kunci itu dapat digunakan untuk optimasi konten.

6.  WordSteam

WorsSteam adalah platfrom yang digunakan untuk menjalankan online marketing. Salah satu layanan gratis yang disediakan WordSteam adalah Free Keyword Tool. Cara kerja WordSteam juga tidak sulit. Anda hanya perlu memasukkan kata kunci ke kolom yang tersedia. Kemudian WordSteam akan menampilkan rekomendasi keyword dan search volume.

Namun sayangnya, ketika Anda menggunakan akun free trial, WordSteam hanya berisi tingkat kompetisi keywords, harga iklan per klik (CPC), dan opportunity score.

7.  Wordtracker

Wordtracker sebenarnya adalah tools yang digunakan sebagai market research tool. Akan tetapi, pada halaman yang sama, Anda juga mendapatkan kata kunci berbasis PPC atau Pay per click.

Apabila dibandingkan Google Key Planner, Wordtracker memiliki fitur yang lebih baik. Beberapa fitur Wordtracker yang tidak dimiliki Google Key Planner adalah akses keywords, perbandingan hasil pencarian, pencarian keywords yang berkonotasi negatif dan masih banyak lainnya. Wordtracker juga menyediakan 10.000 rekomendasi kata kunci untuk setiap entry yang Anda masukkan.

8.  Google

Masih merupakan bagian dari Google. Google ada tools gratis yang dapat Anda gunakan. Dibandingkan dengan yang lain, tentunya Google lebih mudah digunakan oleh Anda. Namun untuk menggunakannya Anda harus membuka dalam mode incognito atau guest window.

Dengan menggunakan mode tersebut, Google akan menyediakan dan membantu menemukan long tail keyword yang tentunya tepat dan akurat.

9.  KWFinder

KWFinder disarankan digunakan untuk pemula. Dengan desain yang lucu dan fitur yang sangat mudah dimengerti. Cara menggunakannya juga tidak sulit, Anda hanya perlu memasukkan kata kunci target atau domain, lokasi dan bahasa. KWFinder akan otomatis memproses kata kunci tersebut. Dan setelahnya, Anda akan dibawa ke halaman dengan dua kolom.

Di kolom sebelah kiri terdapat rekomendasi keywords. Anda bisa melihat trend pemakaian keywords selama 1 tahun terakhir, rate CPC dan PPC, volume pencarian, serta tingkat kesulitan keyword.

Di kolom sebelah kanan, Anda dapat melihat performa SERP kata kunci yang dimaksud. Website teratas akan dianalisis page authority, trust flow, citation flow, estimasi pengunjung setiap bulan, dan lainnya.

10. Addon Browser: Keyword Everywhere

Keyword Everywhere adalah tools tambahan yang dapat Anda gunakan di chrome ataupun firefox. Tools ini memiliki berbagai fitur seperti, volume pencarian, BPK, dan data persaingan. Tidak hanya Google, Keyword Everywhere juga menyediakan data pada Amazon, Youtube, dan eBay.

Berikut langkah-langkah menentukan keyword yang tepat sehingga website atau blog Anda dapat berada di posisi teratas:

  • Menentukan Target Pengunjung

Anda harus menentukan target pengunjung ke website atau blog Anda. Misalkan Anda ingin menargetkan gamers sebagai pengunjung Anda, maka tentunya Anda harus membuat konten yang berhubungan dengan game. Dengan menentukan target pengunjung, Anda dapat dengan mudah menentukan keyword yang berhubungan dengan target dan konten Anda.

  • Fokus pada Long Tail Keyword

Anda harus fokus menentukan long tail keyword. Dengan long tail keyword, tingkat persaingan kata kunci Anda akan menurun. Contohnya, dibandingkan kata kunci; belajar SEO,jelas kata kunci “belajar SEO WordPress” akan lebih mudah ditingkat kompetisi.

Semakin spesifik akan membawa Anda menjauh dari persaingan sulit. Selain itu, juga menjadi relevan dengan niat pencarian.

  • Pahami Konten

Anda harus memahami konten yang sesuai dengan website Anda. Sehingga Anda dapat menentukan dan meriset keyword lebih dalam.

Kesimpulan

Bagaimana tips cara riset keyword artikel ini? Cukup mudah bukan? Anda tinggal memilih tools apa yang cocok dengan Anda. Tentunya, disertai ide awal kata kunci sebelum melakukan riset. Sekarang Anda dapat menulis artikel SEO untuk blog ataupun website Anda.

Selamat mencoba dan semoga bermanfaat

Scroll to Top